ANAK YG BAEK

November 21st, 2006 by fajarmono

Oleh: Putu Wijaya

Anak_riang Anak yang baik itu bagaimana
tanya seorang anak pada seekor kuda
Kuda pun menjawab menurut hematnya
Anak yang baik harus kuat kakinya
untuk memikul beban dan lari kencang
Anak yang baik harus panjang napasnya
untuk berpacu dan melompati penghalang

Anak yang baik itu seperti apa
Tanya seorang anak pada burung kucica
Burung pun berkicau merdu suaranya
anak yang baik katanya sambil tertawa
harus rajin berlatih dan gembia menyanyi
Tidak boleh malas setiap hari

Anak yang baik itu harus berbuat apa
tanya anak itu kemudian pada sebuah buku
Yang ditanya tak menjawab, tapi membuka bab satu
tertulis di situ; kamu harus berisi ilmu
Bersih dan rapi tetapi juga bermutu
Kalau tidak kamu akan jadi dungu

Anak itu kemudian menghadap guru
Kalau itu benar, katanya mengadu
nanti aku jadi kuda, kucica, dan buku
Padahal aku manusia, aku tak mau begitu
repot bekerja aku tak mau
Banyak bertanya itu tak perlu

Guru tersenyum lalu menuntun muridnya
melihat album foto orang-orang besar
pilih kamu ingin seperti siapa, tanyanya
Anak itu menunjuk tiga tokoh idaman
Cut Nya Dien, Kartini, dan Pratiwi
Ini pilihanku jawabnya pasti

Bagus jawab guru, tetapi jangan lupa
menjadi orang besar memerlukan usaha
Mereka bekerja keras seperti kuda
Tak jemu berlatih bagai kucica
Mereka gudang ilmu seperti buku
Nah, apakah kamu sekarang masih mau
Anak yang bertanya itu termenung
Waduh susah dong katanya bingung
mesti kerja sedang aku tanya melulu
Guru tersenyum, tidak, jangan keliru
rajin bertanya, suka mendengar seperti kamu
Adalah watak anak yang bermutu

I love you without knowing how, or when, or from where.
I love you straightforwardly, without complexities or pride;
so I love you because I know no other way

(Pablo Neruda)
monokuonline@yahoo.com

gempa kecil di Kuta-Bali

November 10th, 2006 by fajarmono

Kamis, 9 November 2006 KUTA-BALI

Hari kali pertama-ku di Kuta. Seperti banyak orang berpikiran, Bali kurang afdol kalo ndak berkunjung ke Kuta

Padahal seperti kita tahu kalo kita sudah sampai atau tiba di Kuta, perasaan akan luruh menjadi biasa, perasaan ah.. biasa aja akan muncul walaupun tidak secara eksplisit terucapkan bibir mungil, perasaan yang menggebu-gebu dengan sadar maupun tak disadari akan hilang bersamaan dengan berjalannya waktu. laiknya bila kita berkeinginan kuat akan memiliki, mencapai sesuatu dan secara otomatis rasa emotion yang di timbulkan di awal-awal dengan sendirinya akan hilang setelah keinginan kuat kita akan memiliki,mencapai sesuatu sudah terwujud.

Aku datang  ke Kuta Kamis 09 November 2006 11:00 Wita, hari-hari sebelumnya ku berada di Ubud. well Kuta… tetep pwanas hehe. waktu berlalu dengan cepatnya, tak terasa jam dinding menunjukkan 15:00 Wita angin bertiup lumayan kencang panasnya sang surya masih menyengatkan kulitku, dan di saat itulah dengan tiba-tiba terasa ada goncangan, tiba-tiba air mineral di galon Aq** bergoyang, tiba-tiba kabel2 yang bergelantungan yang menghubungkan antar kompie bergoyang, ada apakah ini?

Ternyata ada Gempa ‘KECIL’ (Jawa: Lindhu.red), kontan penghuni kamar kost sebelah pada berlarian keluar kamar dan melihat, mencoba mencari tahu, mencoba mengerti, berusaha menyelamatkan diri. Sedangkan aku hanya duduk2 santai melototi air mineral di dalam galon apakah gerangan yang sedang terjadi? P A R A H !!! gak sadar bahwa terjadi gempa, padahal terjadi +/- selama 10 detik.

Entah..Earthquake_concen . apa yang akan terjadi kemudian hari. Bagaiman jikalau terjadi Tsunami?

Bagaimana jikalau terjadi Gempa yang dasyat?

kita tidak akan tahu walaupun alat pendeteksi semakin canggih dan sebagaian besar lebih pada hanya mendeteksi perkiraan kejadian.

Seperti kita tahu bahwa negara kita merupakan salah satu zone line active gempa pubs.usgs.gov .

So kita hanya pasrah sembari berdoa dan berharap selalu dalam perlindungan-Nya.

Siapakah Ibuku??

September 8th, 2006 by fajarmono

Hati seorang Ibu memang seribu hati. Sabar, sabar, dan sabar. Legawa, legawa dan legawa…. itulah Hati Seorang IBU. Ia selalu mendahulukan kepentingan orang lain daripada urusannya sendiri, Ia menanyakan kabar anaknya sebelum memberitahukan keadaannya Ia merasa lega setelah mendengar kabar baik2 dan sehat dari anaknya barulah JIWAnya bisa tenang, Ia selalu memberi sesuatu ke orang lain terlebih dahulu sebelum ia mendapatkan bagiannya, Hatinya akan merasa bersalah jikalu orang lain belum mendapatkan sesuatu yang pada akhirnya Ia juga akan mendapatkan walaupun Ia mendapat bagian kecil.>> itu baru sebagian kecil dari HATI seorang IBU

Hati seorang Ibu memang seribu hati. Sedih, susah, senang, bahagia, trenyuh, bahkan sakit sekalupun akan Ia alami dengan KETEGARAN HATI  penuh.  Saat  pertama kita dilahirkan … saat kita sakit… saat kita mencari perlindungan … saat kita menginginkan kehangatan kasih sayang… saat kita gagal mencapai sesuatu… saat kita men-CUEK-i nya… saat kita membantahnya, kadang membuatnya hingga menangis…
Sabar,sabar dan sabar Legawa, legawa dan legawa….
Kalo di itung2 sudah brapa kali SEORANG IBU " MAKAN ATI "?
tapi.. Beliau tetap mencurahkan kasih sayangnya, walaupun terkadang dengan nada tinggi, walaupun terkadang dengan nada marah… TAPI AKU YAKIN TULUS IHKLAS KASIH SAYANGNYA TAK KHAN PERNAH HABIS ‘TUK KITA

Mungkin istilah/ungkapan yang mengena untuk seorang ibu ‘babahno sing liyane dhisik kudu kebagian,aku engkok terakhir ae gak popo’(dalam hal pemberian.red)

Susah memang jadi seorang Ibu,susah memang menyelami hati seorang ibu, susah memang. Jangankan menjadi ibu, menc o b a berusaha menjadikan hati kita seperti hati seorang ibu I T U  S U S A H

Sudahkah kita belajar dari hati seorang ibu, walaupun sedikit?
Sudah brapa kali kita ‘Makan Ati’? dan berusaha Bersabar hati..
Sudahkah kita berusaha bersosial se-Sosial Beliau?
Sudahkah kita meminta maaf kepada Beliau semasa Beliau masih HIdup?
Ingatkah kita murka Allah SWT adalah Murka Orang Tua jua?
Susah memang mengatakan kata maaf, tapi sudahkah kita  b e r u s a h a  mengatakanya, minimal mencobanya?

Oh.. Ibu. Tepat sekali Lagu Iwan Fals-Ibu (yg blom tau nih lagu cepet car & resapi tiap baik kata), itulah gambaran seorang ibu di dalam sebuah gubahan lagu.
Oh.. Ibu maafkan segala kekhilafanku, segala kesalahanku, segala bantahanku, segala sikapku yang kurang berkenan di hatimu, segala tingkah lakuku yang memalukanmu…

Mungkin hanya ini yang bisa aku ucapkan dari bibir penuh dosaku:
ALLAHUMA FIRLANAA WALIWALIDAIYA WARHAMHUMA KAMMA ROBBAYAANI SOGHIRO

fajarmono@yahoo.com.sg

READ EACH ONE CAREFULLY and THINK ABOOUT IT….

November 30th, 2005 by fajarmono

READ EACH ONE CAREFULLY and THINK ABOOUT IT a SECOND or TWO

1. I Love You not because of Who You Are, but because of Who I Am When I Am With You…

2. No Man or Women is Worth You Tears, and The One Who Is, Won’t Make You Cry.

3. A True Friend is Someone Who Reaches For Your Hand and Touches Your Heart.

4. The Worst Way to Miss Someone is To Be Sitting Right Beside Them Knwoning You Can’t Have Them.

5. Never Frown, Even When You Are Sad, because You Never Know Who is Falling In Love With Your Smile.

6. To The World You May Be One Person, but To One Person You May Be The World.

7. May be God Wants Us To Meet a Few Wrong People before Meeting The Right One, so that When We Finally Meet The Person, We Will Know How To Be Grateful.

8. Don’t Cry because It Is Over, Smile because It Hapenned.

9. Make Yoourself a Better Person and Know Who You Are before You Try and Know Someone Else and Expect Them To Know You.

10.There’s Always Going To Be People That Hurt You, so What You Have To Do is Keep On Trusting and Just be More Careful About Who You Trust Next Time Around.

MONO hadir lagi

November 19th, 2005 by fajarmono

yang tua digantikan yang muda…

yang gugur digantikan tunas muda…..

kini MONO hadir ‘tuk memberi warna cerah DUNIA…..