Siapakah Ibuku??

Hati seorang Ibu memang seribu hati. Sabar, sabar, dan sabar. Legawa, legawa dan legawa…. itulah Hati Seorang IBU. Ia selalu mendahulukan kepentingan orang lain daripada urusannya sendiri, Ia menanyakan kabar anaknya sebelum memberitahukan keadaannya Ia merasa lega setelah mendengar kabar baik2 dan sehat dari anaknya barulah JIWAnya bisa tenang, Ia selalu memberi sesuatu ke orang lain terlebih dahulu sebelum ia mendapatkan bagiannya, Hatinya akan merasa bersalah jikalu orang lain belum mendapatkan sesuatu yang pada akhirnya Ia juga akan mendapatkan walaupun Ia mendapat bagian kecil.>> itu baru sebagian kecil dari HATI seorang IBU

Hati seorang Ibu memang seribu hati. Sedih, susah, senang, bahagia, trenyuh, bahkan sakit sekalupun akan Ia alami dengan KETEGARAN HATI  penuh.  Saat  pertama kita dilahirkan … saat kita sakit… saat kita mencari perlindungan … saat kita menginginkan kehangatan kasih sayang… saat kita gagal mencapai sesuatu… saat kita men-CUEK-i nya… saat kita membantahnya, kadang membuatnya hingga menangis…
Sabar,sabar dan sabar Legawa, legawa dan legawa….
Kalo di itung2 sudah brapa kali SEORANG IBU " MAKAN ATI "?
tapi.. Beliau tetap mencurahkan kasih sayangnya, walaupun terkadang dengan nada tinggi, walaupun terkadang dengan nada marah… TAPI AKU YAKIN TULUS IHKLAS KASIH SAYANGNYA TAK KHAN PERNAH HABIS ‘TUK KITA

Mungkin istilah/ungkapan yang mengena untuk seorang ibu ‘babahno sing liyane dhisik kudu kebagian,aku engkok terakhir ae gak popo’(dalam hal pemberian.red)

Susah memang jadi seorang Ibu,susah memang menyelami hati seorang ibu, susah memang. Jangankan menjadi ibu, menc o b a berusaha menjadikan hati kita seperti hati seorang ibu I T U  S U S A H

Sudahkah kita belajar dari hati seorang ibu, walaupun sedikit?
Sudah brapa kali kita ‘Makan Ati’? dan berusaha Bersabar hati..
Sudahkah kita berusaha bersosial se-Sosial Beliau?
Sudahkah kita meminta maaf kepada Beliau semasa Beliau masih HIdup?
Ingatkah kita murka Allah SWT adalah Murka Orang Tua jua?
Susah memang mengatakan kata maaf, tapi sudahkah kita  b e r u s a h a  mengatakanya, minimal mencobanya?

Oh.. Ibu. Tepat sekali Lagu Iwan Fals-Ibu (yg blom tau nih lagu cepet car & resapi tiap baik kata), itulah gambaran seorang ibu di dalam sebuah gubahan lagu.
Oh.. Ibu maafkan segala kekhilafanku, segala kesalahanku, segala bantahanku, segala sikapku yang kurang berkenan di hatimu, segala tingkah lakuku yang memalukanmu…

Mungkin hanya ini yang bisa aku ucapkan dari bibir penuh dosaku:
ALLAHUMA FIRLANAA WALIWALIDAIYA WARHAMHUMA KAMMA ROBBAYAANI SOGHIRO

fajarmono@yahoo.com.sg

One Response to “Siapakah Ibuku??”

  1. astionly Says:

    duh menyentuh banget..jangan lupa memberi yang terbaik untuk beliau, walaupun beliau tidak memintanya tapi berikanlah sesuatu yang membanggakan..akuur

Leave a Reply