gempa kecil di Kuta-Bali
Kamis, 9 November 2006 KUTA-BALI
Hari kali pertama-ku di Kuta. Seperti banyak orang berpikiran, Bali kurang afdol kalo ndak berkunjung ke Kuta
Padahal seperti kita tahu kalo kita sudah sampai atau tiba di Kuta, perasaan akan luruh menjadi biasa, perasaan ah.. biasa aja akan muncul walaupun tidak secara eksplisit terucapkan bibir mungil, perasaan yang menggebu-gebu dengan sadar maupun tak disadari akan hilang bersamaan dengan berjalannya waktu. laiknya bila kita berkeinginan kuat akan memiliki, mencapai sesuatu dan secara otomatis rasa emotion yang di timbulkan di awal-awal dengan sendirinya akan hilang setelah keinginan kuat kita akan memiliki,mencapai sesuatu sudah terwujud.
Aku datang ke Kuta Kamis 09 November 2006 11:00 Wita, hari-hari sebelumnya ku berada di Ubud. well Kuta… tetep pwanas hehe. waktu berlalu dengan cepatnya, tak terasa jam dinding menunjukkan 15:00 Wita angin bertiup lumayan kencang panasnya sang surya masih menyengatkan kulitku, dan di saat itulah dengan tiba-tiba terasa ada goncangan, tiba-tiba air mineral di galon Aq** bergoyang, tiba-tiba kabel2 yang bergelantungan yang menghubungkan antar kompie bergoyang, ada apakah ini?
Ternyata ada Gempa ‘KECIL’ (Jawa: Lindhu.red), kontan penghuni kamar kost sebelah pada berlarian keluar kamar dan melihat, mencoba mencari tahu, mencoba mengerti, berusaha menyelamatkan diri. Sedangkan aku hanya duduk2 santai melototi air mineral di dalam galon apakah gerangan yang sedang terjadi? P A R A H !!! gak sadar bahwa terjadi gempa, padahal terjadi +/- selama 10 detik.
Entah..
. apa yang akan terjadi kemudian hari. Bagaiman jikalau terjadi Tsunami?
Bagaimana jikalau terjadi Gempa yang dasyat?
kita tidak akan tahu walaupun alat pendeteksi semakin canggih dan sebagaian besar lebih pada hanya mendeteksi perkiraan kejadian.
Seperti kita tahu bahwa negara kita merupakan salah satu zone line active gempa pubs.usgs.gov .
So kita hanya pasrah sembari berdoa dan berharap selalu dalam perlindungan-Nya.